Orangtua Wajib Tahu Tujuan Pendidikan Seks bagi Remaja

Pendidikan seks bagi remaja sering sekali dilekatkan dengan stigma yang buruk di masyarakat. Tidak bisa dipungkiri, pendidikan seks sendiri masih menjadi hal yang tabu di Indonesia. Tapi, tahukah kamu bahwa memberikan pendidikan seks bagi remaja bukan berarti mendorong mereka untuk melakukan aktivitas seksual? Tujuan pendidikan seks bagi remaja justru menghindarkan remaja dari perilaku seksual yang berisiko dan memberikan edukasi sejak dini tentang kesehatan seksual.

Pendidikan seks bagi remaja bisa meliputi anatomi tubuh manusia sesuai dengan jenis kelaminnya, sistem reproduksi manusia, hingga risiko penularan penyakit seksual melalui aktivitas seksual yang tidak aman. Edukasi ini sangat penting untuk didapatkan oleh remaja agar tidak mengambil langkah yang salah karena tidak adanya ilmu yang diterima.

Kenali hal penting dalam pendidikan seks

Pendidikan seks adalah suatu pembelajaran yang harus diberikan oleh orang yang dapat dipercaya dan berpengaruh dalam kehidupan anak remaja, contohnya orangtua atau guru di sekolah. Namun, dalam memberikan pendidikan seks pada remaja, ada beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan, antara lain:

  • Ilmu mengenai perkembangan manusa, meliputi sistem reproduksi, masa pubertas, orientasi seksual, dan identitas gender.
  • Ilmu mengenai hubungan manusia, seperti hubungan keluarga, hubungan pertemanan, hubungan romantis, dan percintaan.
  • Ilmu mengenai keterampilan pribadi, yaitu komunikasi individu dan kelompok, negosiasi, dan cara mengambil keputusan dengan baik
  • Ilmu mengenai perilaku seksual seperti hubungan seksual yang berisiko, pantangan hubungan seksual, dan seksualitas manusia.
  • Ilmu mengenai kesehatan seksual seperti penyakit menular seksual, kontrasepsi yang bisa digunakan manusia, hingga fase kehamilan.
  • Ilmu mengenai masyarakat dan budaya yang meliputi peran gender di lingkungan sekitar, keragaman, serta seksualitas di media

Kapan waktu yang tepat untuk memberikan pendidikan seks?

Pendidikan seks dapat diberikan pada usia ideal remaja yaitu di angka 11 tahun pada remaja perempuan. Dimana pada usia tersebut, perempuan akan mendapatkan haid untuk pertama kalinya. Sementara untuk remaja laki-laki ada di usia 12-15 tahun atau saat dimana remaja laki-laki sudah mengalami mimpi basah.

Namun, pendidikan seks pada remaja dapat diberikan sedini mungkin tanpa adanya acuan umur. Orangtua sebagai penyampai materi harus memiliki keterampilan komunikasi yang baik untuk menyampaikan pendidikan seks pada remaja.

Ajarkan pendidikan seks pada remaja dengan 4 cara ini

Dalam memberikan pendidikan seks pada remaja, orangtua ataupun guru dan pengajar dapan memperhatikan 4 cara ini agar dapat tersampaikan dengan baik, yaitu:

Perhatikan situasi yang tepat

Situasi yang tepat untuk memberikan pendidikan seks pada remaja dapat dimulai saat orangtua sedang berdiskusi dengan anak. Mulailah dengan topik yang ringan seperti kasus pelecehan seksual yang ada di berita, berdiskusilah secara terbuka dengan anak sehingga pendidikan seks dapat diberikan dengan baik.

Usahakan berbicara dengan jujur

Orangtua mungkin akan merasa kebingungan ketika anak mereka menanyakan hal-hal terkait dengan seks. Berbicaralah dengan jujur agar pendidikan seks pada anak dapat dicapai dengan baik.

Usahakan untuk menyampaikan pendidikan seks dengan lugas

Apa itu penyampaian secara lugas? Dalam memberikan pendidikan seks, penyampaian secara lugas adalah penyampaian yang jelas dan tidak bertele-tele agar anak dapat menangkap informasi sebaik mungkin.

Hindari memberikan pendidikan dengan menakuti-nakuti

Tahukah kamu bahwa metode menakuti-nakuti dalam memberikan pendidikan seks akan berakibat fatal? Remaja akan cenderung merasa tertantang dan penasaran jika pendidikan seks disampaikan dengan cara menakuti-nakuti.

Apa saja tujuan pendidikan seks?

Pendidikan seks bagi remaja memiliki beberapa tujuan dalam jangka pendek maupun jangka panjang, antara lain:

  • Memberikan pencegahan salah informasi yang didapatkan melalui media dan lingkungan
  • Memberikan informasi tentang penyakit menular seksual yang berbahaya
  • Memberikan kedekatan anak dan orangtua agar dapat terbuka satu sama lain
  • Memberikan perlindungan anak dari pergaulan bebas

Perlu diingat bahwa pendidikan seks amat sangat penting untuk disampaikan, tapi pada prosesnya, jangan sampai mengambil tindakan yang salah kepada anak agar bisa tersampaikan dengan baik.

Kamu Wajib Tahu, Mulai Aktifnya Organ Reproduksi Wanita Ditandai dengan Peristiwa Ini

mulai aktifnya organ reproduksi wanita

Tahukah kamu, pada masa pubertas, wanita akan mengalami perubahan secara fisik dan biologis. Salah satunya adalah dengan mulai aktifnya organ reproduksi wanita. Aktifnya organ reproduksi wanita ditandai dengan peristiwa berikut ini, yuk kita simak bersama.

Kenali pubertas pada remaja perempuan

Pubertas pada remaja perempuan adalah proses yang melibatkan perubahan fisik dan biologis perempuan. Perubahan-perubahan ini dipengaruhi oleh hormon yang berperan penting selama masa pubertas. Hormon-hormon pubertas pada perempuan ini diproduksi oleh kelenjar pituitari yaitu luteinizing hormone (LH) dan follicle-stimulating hormone (FSH).

Perubahan hormon LH dan FSH yang meningkat ini menyebabkan kematangan pada organ reproduksi seperti ovarium, rahim, dan vagina, hingga pertumbuhan payudara.

Memasuki masa maturitas seksual

Maturitas seksual adalah proses kematangan seksual yang telah dipengaruhi oleh perubahan-perubahan hormon. Perubahan pada maturitas seksual biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Nutrisi yang diterima dari setiap individu
  • Berat badan masing-masing individu
  • Faktor genetik dari ibu
  • Garis keturunan etnis tertentu

Masa puncak pubertas pada perempuan

Masa puncak pubertas pada perempuan biasanya terjadi di antara umur 10 sampai 12 tahun. Masa puncak pubertas pada perempuan biasanya diikuti oleh perkembangan seksual perempuan sebagai berikut:

  • Pertumbuhan payudara yang mulai membesar
  • Pertumbuhan bulu-bulu halus di area kemaluan
  • Pertumbuhan dan kematangan organ reproduksi
  • Pertumbuhan bentuk tubuh seperti pinggul yang membesar
  • Mengalami menstruasi pertama

Menstruasi pertama

Mulai aktifnya organ reproduksi wanita ditandai dengan peristiwa menstruasi pertama. Menstruasi pertama ini adalah suatu tanda bahwa organ reproduksi wanita mulai aktif memproduksi sel telur yang dapat dibuahi.

Menstruasi pertama ini mungkin akan membuat beberapa wanita yang baru melewati masa pubertas merasa kaget. Namun, seiring berjalannya waktu, menstruasi akan menjadi hal yang biasa bagi sebagian wanita.

Selalu komunikasikan keadaan kamu apabila mengalami kesulitan atau masalah pada saat menstruasi pertamamu. Jangan malu bertanya kepada orangtua atau petugas kesehatan agar mendapatkan informasi yang tepat.

Apa Arti PMS Bagi Wanita? Simak Cara Mengatasi PMS!

PMS pada wanita

Setiap wanita pasti mengalami menstruasi tiap bulannya. Begitu pula PMS yang selalu datang beriringan dengan menstruasi. Biasanya PMS ditandai dengan perubahan suasana hati yang begitu cepat.

Tidak jarang wanita merasa terganggu aktivitasnya karena PMS. Lantas, bagaimana cara mengatasi PMS pada wanita yang kerap terjadi tiap bulannya? Simak artikel ini hingga tuntas untuk mengatasi PMS pada wanita.

Apa arti PMS?

PMS atau premenstrual syndrome adalah sebuah sindrom yang dialami wanita sebelum atau saat menstruasi berlangsung. PMS biasa berupa rasa sakit secara fisik terutama area perut hingga paha. Selain itu, PMS juga menunjukkan tanda seperti perubahan emosi. 

Kondisi ini tidak jarang membuat laki-laki menilai perubahan emosi serta sakit secara fisik merupakan hal yang lebay. Padahal PMS memiliki pengaruh yang begitu besar pada gejala-gejala tersebut. 

Apa yang diinginkan wanita saat PMS?

Jika kamu laki-laki, kamu pasti bingung bagaimana menenangkan pasangan saat sedang mengalami PMS. Saat ini kamu membaca artikel yang tepat, di bawah ini akan dikupas tuntas menjawab rasa penasaranmu akan apa yang diinginkan wanita saat PMS.

  1. Meringankan pekerjaannya

Sangat sulit menjalankan aktivitas atau pekerjaan selama PMS. Perubahan emosi yang tidak menentu serta kram perut yang kerap terjadi, membuat pekerjaan wanita tidak bisa maksimal. Oleh karena itu, ringankan bebannya dengan membantu pekerjaan hingga tuntas.

  1. Hadapi dengan sabar

Kadang perubahan hormon tiba-tiba bisa membuat wanita sangat sensitif dan mudah tersinggung. Jangan heran jika pasanganmu mengabaikan keberadaanmu hingga marah-marah. Cukup hadapi dengan sabar.

  1. Berikan makanan manis

Makanan manis menyumbang kebahagiaan tersendiri bagi perempuan yang mengalami suasana hati buruk. Berikan cokelat atau makanan manis lainnya agar suasana hatinya membaik.

  1. Berikan kejutan

Siapa sangka jika kejutan bisa menenangkan wanita sedang PMS? Berikanlah hadiah berupa bunga atau makanan kesukaannya.

Tanda-tanda PMS

Wanita memiliki tanda-tanda PMS sebelum maupun saat menstruasi berlangsung. Apa saja tanda-tanda tersebut? Berikut adalah tanda-tanda PMS pada wanita.

  • Payudara terasa nyeri
  • Lebih sensitif dengan cahaya
  • Sembelit perut
  • Perut kembung
  • Muncul jerawat pada wajah
  • Kram pada perut
  • Sulit tidur
  • Tubuh merasa lemah
  • Merasa cemas
  • Mudah menangis
  • Suasana hati berubah cepat

Cara mengobati PMS

Tanda-tanda PMS seperti di atas pastinya tidak nyaman jika kamu aktif berkegiatan di luar atau sering bertemu dengan banyak orang. Tentunya kamu tidak ingin performa kamu terganggu karena PMS. Oleh karena itu, simak bacaan ini untuk mengetahui cara mengobati PMS:

  • Mandi air hangat
  • Minum air putih yang cukup
  • Makan cokelat atau manis-manis
  • Tidur teratur

Apa arti PMS bagi wanita adalah tanda-tanda wanita akan mengalami menstruasi dengan beberapa tanda seperti merasakan sakit pada fisik serta mengalami perubahan suasana hati.

Azithromycin untuk Ibu Hamil, Apakah Aman?

Antibiotik biasanya menjadi pilihan bagi ibu hamil jika mengalami gangguan kesehatan terutama infeksi. Ibu hamil rentan mengalami infeksi bakteri yang disebabkan oleh mikroorganisme, virus, dan bakteri. 

Salah satu antibiotik yang luas digunakan adalah azithromycin. Antibiotik ini digunakan jika memang dibutuhkan dan sesuai anjuran dokter. Bolehkah mengonsumsi azithromycin untuk ibu hamil? Simak ulasan berikut ini. 

Apa itu obat azithromycin? 

Obat azithromycin merupakan antibiotik jenis golongan makrolida yang bertujuan untuk menyembuhkan infeksi bakteri pada tubuh, seperti pada area hidung, mata, pernapasan, tenggorokan, paru-paru, kulit, tulang, sendi, alat kelamin, dan saluran kemih. 

Azithromycin berperan untuk menghentikan pertumbuhan bakteri dalam tubuh yang bisa merugikan kesehatan ibu hamil. Namun, efektifitas antibiotik tersebut tidak bekerja dengan maksimal jika tidak dilakukan sesuai anjuran. Oleh karena itu, pastikan kamu mengonsumsi antibiotik ini sesuai arahan dokter. 

Indikasi azithromycin

Azithromycin bertujuan untuk memulihkan infeksi bakteri saja, serta tidak akan bekerja jika digunakan untuk menyembuhkan penyakit lainnya. Antibiotik ini diindikasikan mampu mengobati beberapa penyakit yang diakibatkan oleh infeksi bakteri, seperti berikut:

  • Gonore
  • Chancroid
  • Lyme 
  • Sinusitis
  • Tuberkulosis
  • Pneumonia
  • Radang panggul
  • Konjungtivitis
  • Otitis media

Dosis azithromycin

Tidak hanya untuk ibu hamil, antibiotik azithromycin bisa dikonsumsi dari anak-anak hingga orang dewasa. Dosis tergantung jenis penyakit yang diderita. 

Anak-anak dapat diberikan azithromycin dengan dosis sekitar 10 mg per berat badan. Rentang waktu konsumsi antibiotik jenis ini adalah 3 hingga 4 hari. 

Sedangkan orang dewasa dapat mengkonsumsi azithromycin sebanyak 500 mg lebih besar dari anak-anak. Rentang waktu konsumsi sekitar 3 hingga 10 hari. Namun, dalam beberapa kasus dosis bisa lebih tinggi 1 gram atau 2 gram jika terkena infeksi menular seksual. 

Obat ini akan bekerja dengan maksimal jika kamu minum sejam sebelum makan atau 2 jam setelah makan. Pastikan minum azithromycin sesuai anjuran yang diberikan. 

Efek samping azithromycin

Meskipun azithromycin memiliki banyak manfaat seperti menyembuhkan infeksi bakteri, azithromycin juga memiliki efek samping pada tubuh. Apa saja efek samping tersebut? Berikut penjelasannya. 

  • Sakit kepala
  • Diare
  • Mual
  • Pusing
  • Muntah
  • Nyeri perut
  • Mulut terasa pahit

Namun, jika kamu menggunakan antibiotik ini dan mengalami gejala serius, kamu perlu memeriksakan diri ke dokter. Gejala-gejala tersebut berupa:

  • Pusing hebat hingga pingsan
  • Sulit menelan makanan
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan pendengaran
  • Demam terus menerus
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Pembengkakan pada area wajah
  • Gangguan pernapasan

Peringatan dan bahaya overdosis azithromycin 

Jangan sampai kamu mengkonsumsi azithromycin berlebihan hingga mengalami overdosis. Perhatikan hal-hal berikut ini sebelum minum azithromycin:

  • Jika kamu memiliki alergi, beri tahu pada dokter sebelum mengkonsumsi azithromycin 
  • Pastikan dokter tahu jika kamu memiliki riwayat penyakit seperti hati, jantung, ginjal, diabetes, dan lainnya
  • Konsultasikan obat-obat lain yang sedang kamu konsumsi
  • Jika kamu telah melakukan vaksin atau akan melakukan vaksin, beri tahu pada dokter

Azithromycin untuk ibu hamil

Menurut studi, azithromycin termasuk obat antibiotik golongan B yang berarti bahwa penelitian dilakukan pada hewan dan menunjukkan hasil tidak ada risiko yang mempengaruhi kesehatan atau pertumbuhan janin. 

Ada studi yang mengatakan jika antibiotik ini cukup aman jika dikonsumsi selama sedang dalam masa menyusui meskipun dapat masuk pada ASI (Air Susu Ibu). Namun, ada studi lain yang menyatakan bahwa antibiotik ini tidak dianjurkan dikonsumsi selama kehamilan maupun menyusui. Oleh karena itu, konsultasikan pada dokter terlebih dahulu jika ingin mengkonsumsi azithromycin. 

Demikian penjelasan mengenai azithromycin untuk ibu hamil. Pastikan kamu berkonsultasi pada dokter sebelum memutuskan mengkonsumsi azithromycin.

Kulit Gatal Karena Serangga? Berikut Tips Mengobati Gigitan Serangga Bengkak dan Gatal!

Semua orang mungkin pernah digigit serangga, mungkin salah satunya adalah kamu. Tentu rasanya tidak nyaman bukan? Pada umumnya efek gigitan serangga bisa berupa gata-gatal, bengkak, muncul ruam, dan rasa nyeri. Terkadang gigitan serangga juga berefek sangat fatal seperti diare, demam, pusing, jantung berdebar, pembekakan wajah, sesak nafas, hingga pingsan.

Gigitan serangga gejala ringan biasanya sembuh dalam waktu singkat, namun jika kamu mengalami gejala berat pemulihan akan sedikit lebih lama. Tentunya sangat tidak nyaman bukan? Aktivitasmu akan sangat terganggu jika gigitan serangga tidak segera diatasi. Lantas bagaimana cara mengobati gigitan serangga bengkak dan gatal? Simak penjelasan berikut ini.

Penyebab gigitan serangga bengkak dan gatal

Gigitan serangga yang menimbulkan bengkak dan gatal merupakan salah satu cara serangga melindungi diri dari musuh jika serangga merasa terancam. Kamu harus berhati-hati jika serangga berada di sekitarmu, bisa jadi serangga menganggapmu suatu ancaman.

Gigitan serangga bengkak dan gatal bisa disebabkan karena beberapa hewan ini:

  • Lebah: hewan ini dikenal sengatannya yang bisa membengkakkan kulit dan menimbulkan rasa teramat nyeri. Kamu harus berhati-hati jika melihat lebah di sekitarmu, lebih baik kamu menghindar dari serangga ini.
  • Kutu: serangga ini bisa menyebabkan infeksi bakteri dan penyakit lyme
  • Tawon: sedikit berbeda dengan lebah, jika lebah hanya menyengat satu kali, sedangkan tawon bisa menyengat berkali-kali
  • Nyamuk: serangga ini mungkin yang paling sering kita jumpai. Gunakan obat nyamuk untuk melindungi kulitmu dari gigitan nyamuk serta jagalah kebersihan rumah agar terhindar dari nyamuk yang menyebabkan demam berdarah
  • Semut api: sengatan semut ini sangat perih di kulitmu. Lebih baik jangan mendekat ke sarang semut api untuk menghindari sengatan

Kandungan dalam gigitan serangga

Saat serangga menggigit atau menyengat, serangga akan mengeluarkan racun yang dapat melemahkan manusia serta mengakibatkan dampak-dampak negatif seperti bengkak dan gatal. 

Kandungan gigitan nyamuk yaitu berupa antikoagulan pada air liur setelah menghisap darah manusia. Kandungan tersebut bisa memicu demam berdarah jika kekebalan manusia sedang tidak bagus. Selain itu, semut api memiliki kandungan solenopsin.

Efek samping gigitan serangga

Meskipun pada umumnya efek samping gigitan serangga tidak terlalu parah, kamu tidak bisa meremehkan jika ada kemungkinan dampak terburuk akibat gigitan serangga. Ada beberapa efek samping gigitan serangga yang perlu kamu ketahui:

  • Ruam kulit
  • Bengkak
  • Gatal-gatal
  • Nyeri
  • Kulit kemerahan
  • Demam
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Pusing
  • Mual
  • Kejang otot
  • Nanah kulit
  • Kram
  • Linglung
  • Bengkak tidak kunjung membaik

Cara mengobati gatal akibat gigitan serangga

Kamu tidak perlu panik jika mengalami efek samping seperti di atas. Setiap penyakit pasti ada obatnya seperti gatal-gatal akibat gigitan serangga. Jika kamu mengalami gejala ringan seperti gatal-gatal, simak cara mengobati gatal akibat gigitan serangga berikut ini:

  • Bersihkan area gigitan dengan air bersih
  • Gunakan air es atau air dingin jika efek gatal gigitan sangat parah dan menimbulkan rasa nyeri
  • Oleskan obat gatal

Salep gatal digigit serangga

Berikut beberapa rekomendasi salep gatal akibat gigitan serangga yang kamu alami. Sebelum menggunakan salep, pastikan area kulit yang digigit sudah kamu bersihkan dengan air terlebih dahulu.

  • Hidrokortison: salep ini biasanya dikemas dalam bentuk krim, lotion, tablet maupun suntikan. Memiliki kandungan yang memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk mengurangi pembengkakan dan rasa nyeri. 
  • Calamine: Tidak hanya berguna untuk mengobati gatal dan bengkak saja, salep ini juga bisa mengobati cacar air, alergi, dan luka bakar. Berbeda dengan hidrokortison, obat ini hanya untuk bagian luar tubuh saja atau bagian kulit. Cukup oleskan salep di bagian yang terkena gigitan serangga.

Jika kamu telah menggunakan salep-salep di atas dan tidak kunjung membaik, maka segera periksakanlah ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Jangan sampai efek samping gigitan serangga memperparah kesehatan kamu.

Kapan Luka Operasi Caesar Sembuh Total? Simak Penjelasan ini!

Persalinan merupakan waktu yang ditunggu-tunggu oleh keluarga terutama ibu yang sedang mengandung. Ibu bisa memilih proses persalinan yang ingin ditempuh, bisa melahirkan secara normal maupun caesar. Pada umumnya ibu lebih memilih untuk melahirkan secara normal, namun terkadang prosedur persalinan secara caesar menjadi pilihan satu-satunya karena kondisi tertentu. 

Prosedur caesar dilakukan dengan mengeluarkan bayi melalui sayatan pada perut dan rahim ibu. Kamu mungkin penasaran kapan luka operasi caesar sembuh total setelah proses persalinan. Untuk menjawab keingintahuanmu simak penjelasan di bawah ini.

Apa itu operasi caesar?

Operasi caesar merupakan metode operasi persalinan dengan proses pembedahan melalui penyayatan bagian perut hingga rahim Ibu untuk mengeluarkan bayi. Biasanya dokter akan merekomendasikan metode persalinan ini jika kehamilan Ibu beresiko.

Operasi caesar akan dilakukan setelah usia kandungan Ibu memasuki minggu ke-39 atau saat dokter memberikan saran melakukan jenis persalinan tersebut. Selain itu, operasi caesar hanya bisa dilakukan di rumah sakit bukan dilakukan di rumah.

Berapa lama pemulihan operasi caesar?

Saat harus melakukan operasi caesar, Ibu harus menerima resiko yang akan dialami setelah persalinan tersebut dilewati. Salah satunya adalah Ibu harus bersabar menunggu penyembuhan operasi caesar.

Metode ini tidak hanya menggunakan satu sayat di perut, melainkan dua sayatan. Sayatan pertama pada perut Ibu, sayatan kedua pada rahim. Oleh karena itu, Ibu disarankan tidak melakukan aktivitas yang banyak dan berat, dan dianjurkan untuk lebih banyak beristirahat.

Ibu tidak disarankan melakukan olahraga yang berat karena akan menimbulkan infeksi pada sayatan. Gerakan-gerakan saat melakukan olahraga berat dikhawatirkan membuat penyembuhan pada luka sayatan tersebut juga semakin lama.

Setidaknya Ibu membutuhkan waktu sebanyak 4 minggu untuk pemulihan pasca operasi caesar tanpa melakukan aktivitas berat seperti berolahraga.

Kapan luka operasi caesar sembuh total?

Ketidakjelasan waktu kapan akan sembuh total dari operasi caesar memang membuat sebagian besar Ibu-ibu tidak nyaman. Khawatir tidak bisa melakukan aktivitas atau rutinitas seperti biasa. Ibu perlu bersabar hingga minggu ke-4 pasca operasi. Setelah 48 jam pertama operasi caesar dilakukan, Ibu akan mengalami beberapa keluhan seperti rasa nyeri, mual, dan pusing.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi Ibu yang telah melakukan operasi caesar untuk istirahat total agar keluhan tersebut tidak dirasakan kembali.

Bagaimana cara merawat luka operasi caesar?

Ibu perlu mengetahui cara merawat luka operasi caesar agar pemulihan berlangsung cepat dan tidak merasakan nyeri lagi, berikut adalah beberapa cara yang bisa diterapkan:

1. Istirahat cukup. Melakukan persalinan pasti tidak mudah, oleh karena itu dianjurkan bagi ibu untuk istirahat selama 6-8 jam per hari. Istirahat yang cukup akan membantu memulihkan luka pasca operasi caesar juga.

2. Pakai pakaian longgar. Luka sayatan yang basah apalagi beberapa hari setelah operasi, sangatlah sensitif jika bersentuhan dengan benda lain. Sangat penting bagi ibu yang telah melakukan operasi caesar tidak menggunakan pakaian yang kekecilan.

3. Tidak melakukan aktivitas berat. Alangkah lebih baik jika Ibu yang telah melakukan operasi caesar tidak melakukan banyak gerakan dan terlalu berat. Dikhawatirkan luka sayatan tersebut menimbulkan rasa nyeri dan mengakibatkan infeksi.

4. Rutin kontrol. Pengawasan dokter pasca operasi caesar akan membantu Ibu lebih mengetahui sejauh mana luka operasi caesar akan pulih.

Meredakan rasa nyeri luka operasi caesar

Tidak harus selalu berkunjung ke rumah sakit atau ke dokter untuk perawatan, Ibu juga bisa melakukan sendiri untuk mengurangi rasa nyeri akibat operasi caesar. Ibu membutuhkan obat pereda nyeri jika bekas luka sayatan terasa sangat menyakitkan. Bisa dibeli secara bebas di apotek manapun. Obat yang bisa dikonsumsi adalah ibuprofen atau paracetamol. Selain itu, bisa juga mengompres bagian atas perut menggunakan air hangat untuk meredakan rasa nyeri. 

Setidaknya ibu membutuhkan waktu hingga 4 minggu jika melakukan tips-tips di atas. Namun kembali lagi setiap Ibu memiliki waktu pemulihan yang berbeda-beda menyesuaikan kondisi tubuh dan juga aktivitas sehari-hari. Jangan sampai terlewat untuk periksa diri ke dokter jika mengalami rasa nyeri yang tidak kunjung selesai.